Showing posts with label Just Fly. Show all posts
Showing posts with label Just Fly. Show all posts

Jan 10, 2012

Mayonnaise Jar & Two Cups of Coffee

I received this in an email.I’m not sure who the author or philosophy professor is but I’d like to thank them both for such a wonderful and simple story...

A professor stood before his philosophy class and had some items in front of him. When the class began, he wordlessly picked up a very large and empty mayonnaise jar and proceeded to fill it with golf balls. He then asked the students if the jar was full.

They agreed that it was.

The professor then picked up a box of pebbles and poured them into the jar. He shook the jar lightly. The pebbles rolled into the open areas between the golf balls. He then asked the students again if the jar was full.

They again agreed it was.

The professor next picked up a box of sand and poured it into the jar. Of course, the sand filled up everything else. He asked once more if the jar was full.

The students responded with a unanimous yes.

The professor then produced two Cups of Coffee from under the table and poured the entire contents into the jar effectively filling the empty space between the sand.

The students laughed…

Now, said the professor as the laughter subsided, I want you to recognize that this jar represents your life. The golf balls are the important things : your family, your children, your health, your friends, and your passions and if everything else was lost and only they remained, your life would still be full.
The pebbles are the other things that matter like your job, your house, and your car. 
The sand is everything else the small stuff.
If you put the sand into the jar first, he continued, there is no room for the pebbles or the golf balls. 
The same goes for life. If you spend all your time and energy on the small stuff, you will never have room for the things that are important to you.
Pay attention to the things that are critical to your happiness. Spend time with your children. Spend time with your parents. Visit with grandparents. Take your spouse out to dinner. Play another 18. There will always be time to clean the house and fix the disposal.
Take care of the golf balls first the things that really matter. Set your priorities. 
The rest is just sand. One of the students raised her hand and inquired what the Coffee represented. So as you go through the rest of today and the rest of your days just remember to set your priorities so that you don’t spend all your time digging the golf balls out of the sand.

No matter how full your life may seem, 
there’s always room for a Cup of Coffee with a good friend.
.

Dec 31, 2011

Di penghujung tahun 2011

Di tahun 2011 ini... 
Aku pernah setia, namun aku ditinggalkan. 
Aku pernah percaya, namun aku dikhianati. 
Aku pernah mencinta, namun aku disakiti. 
Aku pernah tulus, namun tertikam. 
Aku pernah memiliki, namun aku kehilangan. 
Aku pernah berharap, namun semuanya sia-sia...
(Photo taken from http://cheltenhamdailyphoto-marley.blogspot.com)

Dear God I want to take a minute, not to ask for anything from you but simply to thank you for all I have in this year. All the sadness, joy, laugh and also tears. I am so grateful for every single moment in my life, because everything happens for a reason, your reasons not mine. 
Thank you 2011...

Jul 5, 2011

In the middle of 2011

Yuhuuu everyone, I know it’s been a month since my last post. Eng in Eng so here we are… ^_^ 
gee it’s hard for me to believe that 6 months of 2011 already passed, it’s hard because I felt like times just flying by and I’m not giving my fullest potential to my family, my friends and my job. 
That’s why I thought I need to take a step back to analyze my life, my job and the purpose in my life. Well I got so many great things for the past six months promotion, more salary, more friends and relatives, but also I got something horrible likes falling in love with a dumb ass, financial problem, crash my dad’s car, well it’s ok to fail sometimes, it makes you stronger and helps you learn things you never would have otherwise.
I felt blessed, because I knew that God won’t leave me alone doing my problem. 
So I’ve got six months left this year, what will I do? ehm ... *thinking mode on*
I’m going to change the way I do. I want to give myself time to breathe, and hope I have more time with my family, and most of all to God. Well I have a admit I’m not praying a lot but you know every time you remember God that is a pray right??? Hehehe ... 
Well I think I should be true to myself, improve my ability and won’t let others influence me in a negative way, dare to be different and think outside of the box. Learn from my mistake (I hope) 
and let the God do the rest... 
Dear God I give my life, my family's life, my works in your Hand please make it better >_<

Jun 10, 2011

Ketika Aku Bertanya pada Nya ....

Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak kaya...
Lalu Dia menunjukan seorang pria dengan banyak harta, tetapi hidup kesepian, dan tidak memiliku siapapun untuk berbagi.

Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak cantik...
Lalu Dia menunjukan seorang wanita dengan kecantikan yang melebihi lainnya, tetapi memiliki karakter yang buruk.

Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak memiliki rumah besar...
Lalu Dia menunjukan sebuah keluarga yang beranggotakan 6 orang, baru saja di usir dari rumahnya yang kecil sesak... dan terpaksa tinggal dijalanan.

Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku harus bekerja...
Lalu Dia menunjukan seorang pria, yang tidak bisa menemukan satu pekerjaan pun. Karena tidak pernah memiliki kesempatan untuk belajar membaca.

Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak menjadi orang terkenal...
Lalu Dia menunjukan seorang yang memiliki banyak sahabat, tetapi semuanya pergi ketika orang itu tidak memiliki harta lagi.

Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak pintar...
Lalu Dia menunjukan seorang yang terlahir jenius, tetapi dipenjara karena menyalahgunakan kepintarannya untuk kejahatan.

Aku bertanya kepada Tuhan,
mengapa Ia begitu sabar dengan orang yang tidak bisa bersyukur seperti aku...
Dia lalu menunjukan AlkitabNya...Dia menunjukan Anaknya,
yang telah mengambil alih tempatku di Kalvari.

Aku tahu sekarang betapa besar Ia mengasihiku...
Thanks God ^^


May 17, 2011

All The Good Things In Our Life And The Bad Things Are Blessings

“Satu saja ungkapan syukur yang dilambungkan ke surga 
nilainya melebihi rangkaian doa yang paling sempurna.”

Sering kali dalam kehidupan sehari-hari kita bersyukur saat memperoleh rahmat yang ‘terhitung’ besar, seperti naik jabatan, ditembak cwo ganteng, atau menang kuis Jutaan rupiah sedangkan untuk hal-hal yang kecil dan sederhana sering banget kita lupa bahkan menganggapnya sebagai hal yang biasa banget dan  tidak perlu untuk disyukuri. Tau kah kamu bahwa setiap hari Tuhan telah menyiapkan anugerah tersembunyi bagi kita? dan kesemuanya itu WAJIB  kita syukuri. 

Kita musti bersyukur karena tinggal di kota besar (well anggap ajah Denpasar termasuk kota besar di Indonesia ya...) dimana kendaraan bukan menjadi kendala untuk berpergian. Coba kita bandingin dengan orang–orang yang hidup di pedalaman Kalimantan atau Irian yang harus berjuang melintasi hutan dan bukit  dengan berjalan kaki untuk sampai ketempat tujuan. Masih suka liat kan anak-anak yang untuk pergi ke sekolah harus melintasi sungai atau berjalan sangat jauh. Bayangkan kalau kita harus jalan kaki ke kampus, kantor atau sekolah beuuh… gempor tuch kaki… 

Menggerutu karena ada yang mengganggu waktu istirahat siang kamu, well jangan buru- buru marah, kita musti bersyukur lho karena masih bisa menikmati istirahat siang (walaupun hanya sebentar), bayangkan orang–orang yang bekerja mengangkat batu dari sungai, mereka rela ga istirahat siang supaya uangnya yang mereka terima lebih banyak dan dapat dipakai untuk makan satu keluarga.
Dapat Bos, guru/dosen yang super galak aja (NOT ME), kita udah cemberut. Walaupun didepannya kita tersenyum manis jauh di lubuk hati kita memaki bahkan menyumpahi mereka. Taukah kamu seharusnya kita bersyukur karena masih memiliki pekerjaan dan dapat menyenyam pendidikan, coba bayangkan berapa banyak orang di Indonesia ini yang masih mengganggur dan tidak dapat mengenyam pendidikan dengan layak? 
Mau JJS dengan sahabat, mendadak si Boz nyuruh kamu ngelembur ih... pasti dongkol banget kan? jangan bersungut-sungut dulu, syukurilah karena masih diberikan kepercayaan oleh si Boz untuk menangani sesuatu dan si Bozz yakin dengan kemampuan kita.

Saat pulang larut malam atau pagi dini hari, bukannya disambut dengan senyuman yang ada malah omelan pedas yang keluar dari ortu, hilang semua kemeriahan pesta yang baru aja dilalui. Bersyukurlah karena kita masih punya ortu yang  peduli dengan Qta, coba bayangin klo ortu kitaa tergolek lemas ngga berdaya di rumah sakit, jangankan untuk hanging out bareng temen-temen bisa2 rumah sakit bakalan jadi rumah ke dua kita tuch...

Kita juga musti bersyukur lho karena masih menemukan uang receh disaku baju, karena kita masih lebih kaya daripada orang-orang yang mengemis dijalanan hanya untuk mendapatkan recehan.

Saat diputus cinta, serasa dunia hancur berkeping-keping Jangan terlalu lama bersedih kawan, kita musti beryukur karena Tuhan telah membukakan mata kita bahwa dia emang bukan pasangan yang tepat.Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan dibaliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.





Menghargai setiap rahmat yang Tuhan berikan adalah ungkapan syukur yang pantas. So my friends, be grateful for everything God already gave to you, for all the blessings & the lessons given to you by and through them...





May 15, 2011

So Which One Are You...?



Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.
Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.
Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan menaruh kopi bubuk di panci terakhir.
Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.
Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.
Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”
"Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. si anak melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak.
Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”
Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.
Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya. 
“Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?”

Bagaimana dengan mu?




Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.




Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?




Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius.
Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.”
“Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

SO WHICH ONE ARE YOU...???
Our greatest happiness does not depend on the condition of life in which chance has placed us, but is always the result of a good conscience, good health, occupation, and freedom in all just pursuits.

May 4, 2011

Hello May...

Setahun yang lalu di bulan Mei, merupakan bulan tersibuk dalam hidup saya. Gimana tidak, bulan ini tahun lalu saya di-sibuk-an dengan kegiatan  hunting tanda tangan dosen pembimbing dan penguji yang ampuuuun susahnya... (dosen-dosen bak artis bollywood dah..) harus muter otak biar perbaikan tesis bisa langsung masuk dalam posisi aman hehehee...

Morning-morning blind sudah berangkat dari  dari Dago menuju Jatinangor demi sebuah tanda tangan, berangkat dengan mimi (read: nama motor MIO saya ) dengan persyaratan administrasi perbaikan, plus 4 tesis yang super tebal *tersenyum* menunggu para dosen, yach walaupun  butuh perjuangan pekerjaan pun terselesaikan dengan baik... dan dengan senyuman bangga melihat tesis saya. 2 tahun penuh perjuangan bagi saya seorang perempuan yang selama 26 tahun tidak pernah meninggalkan rumah (kota, propinsi) dalam waktu lama, bisa dibilang waktu 2 tahun walaupun penuh perjuangan dan airmata (read: kangen rumah) juga penuh keceriaan & makanan tentunya ^_^ Saya sangat bersyukur bisa melewatkan  2 tahun yang singkat dengan orang-orang baru yang bisa menerima saya dengan segala kelebihan (read: BB) dan kekurangan saya...


Well... awal bulan Mei di tahun 2010 begitu menyibukkan hari-hari saya dengan tesis dan wisuda, sekarang di awal bulan Mei di 2011 juga begitu menyibukkan saya. Saya dosen, juga salah satu kepala bagian di Marketing, juga salah satu ketua panitia pelaksana penerimaan MARU & team pewawancara MARU
(read: mahasiswa baru). Terkadang waktu terasa lengang untuk dilewati bak Jakarta yang ditinggal penghuni nya tatkala libur Lebaran,  kadang seharian bisa riweeeeh  apalagi kalau sudah membuat satu kesalahan memasukkan data *sorry guys* widiiih .... bak Jakarta dikala libur telah usai dech sesak & padat ...
Luckily, my new team in the office is very friendly. People around me are kind and helpful...they help me through the first week of May, and hopefully they will do until the end of May hehehehee... *cross my fingers*


"The month of May was come, when every flowers begin to blossom, like trees bring forth fruit and flourish. 
I believe in hoping, 
I believe in prayer, 
I believe in trying hard, and learning how to share. 
I believe in dreaming, and trusting God to help me make dreams come true...."

Apr 26, 2011

YOU ARE MY ALL IN ALL

Jika ada 1000 orang yang RINDU pada mu, aku ada didalamnya,
Jika ada 100 orang yang SAYANG pada mu, pasti aku termasuk,
Jika ada 10 orang yang BETUL-BETUL PEDULI pada mu, percayalah salah satunya aku,
TETAPI jika hanya ada 1 orang yang rela MATI untuk mu, MAAF itu BUKAN aku...
karena hanya YESUS yang rela mati hanya untuk mu ...

My sister gave me this message yesterday before we went to the mass. 
It was a funny text actually, but if you read it more and more its a deep message. 
Only one person who really care with you,  He's the only person would like to die for you.... 
He is the son of God came to save me, His Only Son was mocked, scoffed at & crucified by all my sin. In Jesus I have been set free, from the bondage caused by the sin, HE came to take my place.He took our punishment on Himself, He paid it all for me on the hill called Calvary, His blood on the cross has redeemed me.... 

Tears stream down my face again, And I bow my head and pray...
"Dear Lord Jesus Christ, I thank-you for your sacrifice on the cross of Calvary for the forgiveness of my sins. Thank-you for the cross, for the sacrifice You made, for all the pain You suffered, Thank-you for giving up Your life for me, thank-you for loving me, and never taking Your hand from my life. 
Dear  Lord I turn over to you my life, my family, my belongings. I give all I have to the rightful owner. 
Thank you Father for all Your many blessings in my life. 
I love you. I praise You. I worship You Lord."


Happy Easter day everyone













Apr 17, 2011

SEJUTA SAYANG KU UNTUK MU PA

Ketika satu pertanyaan bisa ditanyakannya berulang kali...
Ketika satu cerita bisa diceritakan berulang-ulang kali ...
Ketika mengganti kemeja dengan piyama tidur menjadi hal yang harus terus diingatkan ...
Ketika kata mandi, bercukur dan memotong rambut menjadi hal yang luar biasa susah untuk dilakukan ...
Ketika aku tak punya waktu lagi untuk mendengarkan bagaimana ia melewatkan hari itu dengan membersihkan kolam ikan seharian...
Ketika serangkaian pemeriksaan harus dilewatinya karena perutnya tak lagi tahan menerima makanan pedas ...
Ketika masalah kunci motor & mobil selalu menjadi masalah gawat setiap hari ...
Ketika kecanggihan tekhnologi membuat nya marah...
Ketika keras kepalanya membuat nya tertidur didepan TV sambil membawa remote...

Wajar kah bila saya menjadi kesal & marah?
Salah bila saya menjadi dongkol & yang akhirnya berubah jadi kebencian...?

saya tahu berat bagi nya memasuki masa pensiunnya,
saya tahu sukar baginya menerima begitu banyak perubahan baik  fisik, teman, dan lingkungan sekitarnya...
saya tahu jauh didalam hatinya terkadang ia sering merasa ditinggalkan...
Merasa tak ada seorangpun yang mengerti dirinya...
Merasa tak ada seorangpun yang mampu memahaminya menghadapi masa tuanya....

Kesabaran saya memang harus ditambahkan terus dan terus ...
Untuk bisa mendengarkan & menjawab pertanyaan mereka meskipun berulang kali...
Kesabaran saya memang harus dipompa lagi ...
Untuk bisa membantu menghadapi masa tua...

Dear God please give more patience to my dad...
I love him more than anything but its so hard and difficult to understand him now...
More more more I want more patience God... 
Sejuta Sayang ku untuk mu Papa ... 


Apr 8, 2011

An Apple Tree ...

 If you’ve been single for a while and you know you’re great, you might be wondering why you don’t have a boyfriend yet. Is it because you don’t want to take the risk? Or is it because you don’t want to fall for the wrong type of guy? Before you decide whether to stay on your pedestal or go down and mingle with the “average guy”, you must read this poem...
Women are like apples on trees. The best ones are at the top of the tree. Most man doesn’t want to reach for the good ones because they are afraid of falling and getting hurt. Instead, they just get the rotten apples from the ground that isn’t as good, but easy. 
So the apples at the top (me) think something is wrong with them, when in reality, they’re amazing. Well they just have to wait for the right man comes along, the one who’s brave enough to climb all the way to the top of the tree….